Jagalah Alam
Kehidupan manusia sangat bergantung kepada alam sekitarnya. Alam sekitar manusia yang dimaksud, adalah seperti air, udara, tanah, energi. Sumber energi tersebut ada yang tergantikan adapula yang tidak dapat digantikan; alias akan habis terpakai. Bila alam kita terganggu atau energi yang kita perlukan menjadi kurang atau sulit didapat, apa yang akan kita lakukan?
Di dunia ini, manusia adalah satu-satunya komunitas yang dapat aktif berperan dalam menjaga dan merawat alam semesta dan manusia pula yang dapat menghancurkan alam karena keegoisan.
Dalam dunia ini, semua unsur komponen dan komunitas sebenarnya saling terhubung dan memengaruhi satu dengan lainnya. Bila sesuatu atau seseorang sakit, rusak, atau terkena bencana, sebenarnya seluruh isi dunia akan merasakan (menanggung akibatnya). Sebab, seisi dunia ini adalah sesama makhluk Tuhan dalam suatu siklus waktu yang sama. Maka, seyogyanya sebagai makhluk beriman dan berkebajikan, kita berusaha untuk menjaga, merawat, bahkan melestarikan alam kita bersama.
Permasalahan yang timbul saat ini adalah kurang tersedianya sumber sebagai berikut: sumber air yang bersih dan sehat, sumber udara yang bersih dan sehat, tanah yang bersih dan nyaman, energi yang tersedia, sampah yang teratur rapi, dan sikap masing-masing manusia untuk menjaga alam semesta. Hal-hal tersebut memang saling berhubungan dan saling memengaruhi.
Jadi dari mana kita akan mulai memperbaiki alam semesta yang menjadi sarana hidup kita ini? kita perlu merawat alam agar tetap tersedia bagi generasi kita selanjutnya.. 👍
Apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian alam?
Di lingkungan rumah tangga, sebagai diri yang terbina baik kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup, kita dapat mulai membiasakan sejak usia dini melakukan sejumlah hal berikut: mematikan listrik bila tidak digunakan; selalu memeriksa ruangan dan lampu, AC, TV yang tidak lagi diperlukan untuk dimatikan; mematikan kran air dan menggunakan air seperlunya; memilih gayung yang berukuran sedang, mencuci pakaian sekaligus, membuang air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman juga. Atau air digunakan untuk membersihkan teras, membersihkan kamar mandi (tidak dibuang begitu saja).
Di lingkungan masyarakat, kita dapat membersihkan sampah, selokan, dan membuang sampah pada tempatnya; menanam dan merawat pohon, tanaman sebagai sumber oksigen; menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat energi; menggunakan sepeda, motor atau mobil sumber tenaga baterai; serta bersama-sama menggunakan kendaraan umum.
Sikap lainnya adalah membentuk gerakan peduli lingkungan hidup bersama komunitas lain; serta gerakan sungai dan sumber airbersih, taman dan tanaman asri, jalan dan trotoar rapi dan teduh.
Di lingkungan industri, kita misalnya membuat peraturan – undang-undang menjaga kebersihan lingkungan; membuat undang-undang menanam kembali sumber bahan pokok industri; menjaga dan membersihkan pantai dan laut, bila kita tinggal di dekat pantai atau bahkan keluarga mencari nafkah dari pantai.
Tindakan lainnya, membuat produk dari benda daur ulang; membuat pupuk atau produk lain dari sampah; mengurangi pengeluaran karbondioksida skala besar; memanfaatkan energy angin, air, matahari semaksimal mungkin; memanfaatkan lahan semaksimal mungkin agar dapat berdaya hasil; serta menghentikan penggundulan hutan dan penebangan pohon illegal.
Tidak melakukan tindakan bodoh yang dapat merusak alam, misalnya untuk kegiatan foto praweding. Demi memuaskan nafsu semata agar mendapatkan hasil yang akan mendapatkan pujian banyak orang dengan merusak alam. membuat kebakaran kecil agar asapnya dapat dijadikan background. kegiatan ngecamp dialam juga dirasa punya andil dalam merusak alam, pasca berkemah biasanya banyak sampah yang berserakan yang seharusnya sampah tersebut dibawa turut serta kepulangan dari kegiatan berkemah.

Komentar
Posting Komentar